Bayi menolak menyusu merupakan penyebab umum ibu berhenti menyusui atau memberikan susu formula dan bahkan makanan padat. Ibu menjadi tidak percaya diri, merasa ASI-nya tidak cukup baik untuk bayi, rasa ASI-nya berubah dan pemikiran negatif lainnya.
Bentuk penolakan yang biasa terjadi dari bayi biasanya bayi menyusu tapi tidak mengisap, ada juga bayi yang meronta-ronta, ada yang mengisap tapi sebentar-sebentar, kadang bayi hanya mau menyusu di satu payudara saja.
Yang jadi pertanyaan berikutnya adalah, kenapa bayi menolak disusui? atau menolak untuk menyusu.
Banyak kondisi di mana bayi menjadi tidak mau menyusu, di antaranya karena bayi sakit, seperti halnya kita saat kita sakit pastinya malas untuk makan, begitu juga bayi. Penyebab lain juga karena bayi kesakitan, kalau bayi baru lahir karena trauma kelahiran yang disebabka extraksi vacuum atau forceps. Juga karena hidungnya tersumbat, luka, kelainan mulut, infeksi Candida, atau bisa jadi karena bayi tumbuh gigi.
Penolakan bisa juga disebabkan sedasi atau mengantuk yang dikarenakan konsumsi ibu saat melahirkan atau obat lainnya seperti obat psikiatri, atau obat-obatan penenang.
Berikutnya adalah karena kesulitan dalam teknik menyusui. Umumnya karena bayi sudah diberi susu botol atau kempeng, posisi menyusui yang membuat bayi tidak nyaman dan tidak dapat mengeluarkan ASI dengan efektif, prilaku kasar terhadap bayi, ibu menggoyang-goyangkan payudara.
Penyebab lain : adanya satu perubahan yang membuat bayi jengkel. Bayi memang sangat sensitif, proses adaptasi sangat diperlukan dalam setiap perubahan yang terjadi, saking marahnya kadang bayi 3-4 bulan mogok menyusu atau nursing strike. hal ini disebabkan : perpisahan dengan ibunya, misalnya karena ibunya bekerja, bisa juga karena pengasuh baru, atau kebanyakan pengasuh, pindah rumah atau mengunjungi tempat baru, atau perubahan rutinitas lainnya.
Perbuahan kecil juga berpengaruh seperti ibu ganti sabun atau perubahan hormon karena menstruasi.
Penyebab lainnya yakni penolakan yang hanya pura-pura, atau hanya asumsi kita saja kalau bayi menolak menyusu, misalnya bayi yang baru lahir kadang-kadang terlihat geleng-geleng ketika akan menyusu, yang pasti bayi belum tau artinya geleng-geleng bahwa itu bentuk penolakan. Kemudian umur 4 sd 8 bulan di mana perhatian bayi mudah beralih, ketika menyusu mendengar suara ia berhenti menyusu.
Memang ada teori yang menyatakan bahwa bayi yang menolak menyusu pada salah satu payudara menandakan bahwa payudara itu mungkin mengandung sel kanker yang dikenal dengan "Milk Rejection Sign". Tetapi persentase kejadiannya kecil sekali dan lama waktu menyusui sebaiknya paling kurang enam bulan, yang juga disebut ASI Eksklusif.
Bagaimanapun ASI tetap lebih baik dari susu formula mana pun. ASI bahkan bisa disimpan di freezer dalam jangka waktu lama. Bayi mungkin menolak susu formula dari botol karena bentuk dan bahan dot berbeda dengan putik susu.

No comments:
Post a Comment